Ternyata segala sesuatu ada waktunya, termasuk dalam hal dunia, beli mobil misalnya. Dan pada waktu itu, segalanya TERASA TEPAT. Karena itu hendaklah kita tekun dan setia dalam keadaan apapun.
Tuhan itu sodara-sodari, setia... Aku berdosa pun, sadar atau tidak, Dia tetap setia. Mobilku yang baru datangnya agak telat, tapi persis setelah mobil lamaku baru laku, dibayar, baru yang baru datang.. Aku jadi sadar, Tuhan mau aku dan istriku ga lama nunggu tanpa mobil, karena mobilku yang satunya lagi juga harus masuk bengkel, Itulah bukti Tuhan setia dalam kasihNya tanpa syarat.
Karena itu pagi ini aku bangun, walau sudah merasa tidak layak (kemarin pikiranku jelek-jelek terus dalam segala hal, mungkin karena pulang kemalaman, bawaannya jadi gitu). Bangun ini merasa tidak layak berdoa... TAPI... ITU BISIKAN SI JAHAT AGAR KITA TIDAK BERDOA.. Tuhan mau dalam kelemahan pun kita tetap setia., jadi aku tetap doa, bersyukur dan memuji-Nya, lalu bagian memohon ampunnya agak lebih dalam dari biasanya (tetap sesuai urutan liturgis berdasarkan kitab Mazmur coyyy 😎).
Mari kita tetap setia dalam keadaan apapun, ngomel, senang, suci, dosa, capek, segar, untuk berdoa dan menghadap Tuhan ketika memulai dan mengakhiri hari.

Comments
Post a Comment